Sabtu, Maret 14, 2009

KANKER

Kanker adalah penyakit yang sampai saat ini secara ansih belum ditemukan obatnya namun bila ditemukan secara dini bisa disembuhkan. Metode pengobatan kanker yang saat ini dikenal adalah

•Operasi, biasanya untuk stadium dini atau stadium 1 dan 2
•Radioterapi, untuk mematikan sel kanker di sekitar organ yang kena
•Kemoterapi intra vena maupun arteri untuk mengahbisi sel kanker yang sudah terlanjur menyebar nmelalui peredaran darah

Sedapat dapat nya memang kita tidak ingin terkena kanker namun pencegahan yang dilakukan baik pola hidup sehat tidak membuat kemungkinan kanker menjadi nol. Karena factor genetic juga berkontribusi dalam penyakit kanker. Belum lagi keadaan yang tidak bisa dihindarkan misal polusi udara, makanan cepat saji yang banyak mengandung zat karsinogenik.

Baiknya kita memiliki ilmu deteksi dini kanker, yang saya bahas berdasarkan oragan oragan yang terkena kanker

1.Kanker Paru
Bila anda memang seorang perokok berat atau pasangan anda perokok berat lakukan deteksi dini kanker dengan melakukan foto dada (toraks) paling tidak 1 kali dalam setahun. Bila memang mencurigakan sebaiknya konsultasi kepada dokter anda (dokter paru) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut misal CT scan yang merupakan metode pemeriksaan tertinggi untuk menunjukkan ada atau tidak nya kanker paru atau pemeriksaan dahak yang khusus untuk kanker (sitologi sputum)

2.Kanker Payudara
Lakukan pemeriksaan sendiri payudara dengan melakukan perabaan benjolan di payudara mulai dari putting sampai ke tepi dengan gerakan pijatan memakai ujung jari. Bila ditemukan benjolan segera konsultasu dengan ahli Bedah Tumor (Onkologi) untuk dilakukan operasi. Sebaiknya dioperasi sekaligus untuk biopsy yang berguna untukmengecek keganasannya juga. Prinsip dalam dunia medis adalah anggaplah benjolan itu ganas sampai dibuktikan itu tidak ganas. Kanker payudara juga bisa terjadi pada pria walau kemungkinannya kecil

3.Kanker Prostat (untuk laki-laki)
Lakukan pemeriksaan darah untuk petunjuk kanker prostat (Prostat Spescific antiugent/PSA) biasanya pada usia 40 tahun ke atas dengan perilaku seks aktif. Gejala prostat biasanya terjadi gangguan berkemih termasuk buang air kecil tersendat (tidak lampias) atau tidak bisa menahan kencing. Membuktikan pembesaran prostat sebaiknya dilakukan USG namun pembesaran prostat yang terjadi bisa saja bukan menunjukkan kanker

4.Kanker Leher Rahim (untuk perempuan) dan organ kandungan lainnya
Pemeriksaan pap smear rutin untuk mereka yang berusia di atas 40 tahun dan aktif seks merupakan cara deteksi dini yang paling murah dan bernilai tinggi. Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan sekali dalam setahun. Dengan melakukan USG kandungan rutin juga cara yang terbaik untuk menilai apakah ada benjolan pada rahim, pembesaran indung telur (ovarium) sehingga bisa dilakukan tindakan operasi secara sederhana. Bila terjadi perlekatan kanker ke organ lain akan menimbulkan kesulitan untuk mendeteksinya .

5.Kanker Usus Besar dan Kanker Hati
Perubahan pola buang air besar sampai kepada BAB berdarah adalah gejala yang paling awal kanker usus besar. Untuk mendeteksi nya dari awal perlu tindakan yang lebih intervensi seperti dilakukan teropong saluran cerna bagian bawah (kolonoskopi). Untuk kanker hati pemeriksaan USG hati akan bernilai tinggi untuk deteksi dini. Bila anda adalah seorang pengidap Hepatitis B dan atau Hepatitis C positif maka angka kemungkinan terkena Kanker Hati akan meningkat walaupun Hepatitis nya tanpa gejala apapun. Pemeriksaan enzim hati dan petanda tumor (tumor marker) sangat bermanfaat untuk mengetahui tingkat keganasan kanker. Oleh karena itu diperlukan pola hidup sehat untuk mencegah hal ini seperti diet tinggi serat (fiber) dan menghindari makanan yang bersifat meracuni hati (hepatotoksik) seperti minum banyak alkohol dan kacang-kacangan yang mengandung jamur aflatoksin.
Kelima kasus kanker di atas saya pilihkan karena mereka menduduki top 5 dalam kasus kanker di Indonesia. Kanker mungkin tidak bisa dihindari tetapi deteksi dini akan menyelamatkan anda termasuk kantong anda dari biaya pengobatan yang tinggi akibat penemuan kasus kanker yang sudah lanjut.

Semoga memberi wawasan baru dalam ilmu anda.


Making the family as a cultural force prosperous and harmonious

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar !