Jumat, April 30, 2010

20% yang Tidak Dimengerti

Di Amerika Serikat, ada seorang Jenderal bernama Swazigov.
Sewaktu kecil, ia adalah seorang anak yang cerdik, pandai dan ber-IQ tinggi. Ketika masuk sekolah dasar, ia sering menjadi juara kelas. Suatu hari, ia mendapat nilai 80 untuk sebuah ulangan.
Itu adalah nilai terbaik di kelasnya, karena itu ia menjadi sangat gembira.

Tiba di rumah, dengan riang gembira ia memberitahu ayahnya. Ia agak kecewa karena sang ayah tidak menunjukkan reaksi kegembiraan seperti yang diharapkan. Ayahnya berkata, "Anakku, nilai 80 menunjukkan masih ada 20 nilai yang kamu tidak mengerti. Kamu harus lebih rajin lagi!"

Setelah mendengar nasihat ini Sumbatan di Otak Swazigov langsung terbuka, selanjutnya ia membuat target yang lebih tinggi untuk dirinya dan berjuang sepenuh hati. Akhirnya, ia dapat meraih kegemilangan dalam pelajaran dan kariernya.
Dia menjadi seorang Jenderal yang berhasil.

"Semua hal yang patut dikerjakan, wajib dikerjakan dengan sungguh-sungguh untuk menjadi lebih baik lagi"

Making the family as a cultural force prosperous and harmonious

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar !