Kamis, September 03, 2009

Mengapa Menyimpan Aspirin di Dekat Tempat Tidur?


Mengenai serangan jantung

Ada tanda-tanda lain dari serangan jantung selain sakit di lengan kiri.

Anda juga harus berhati2 terhadap gejala2 rasa sakit yang amat sangat
pada dagu, maupun mual (nausea) dan banyak berkeringat, namun tanda-tanda
ini dapat terjadi lebih jarang.

Catatan: Ada kemungkinan tidak ada kesakitan pada dada pada saat serangan
jantung.

Kebanyakan orang (sekitar 60%) yang terkena serangan jantung pada saat
tidur, tidak terbangun lagi. Namun, bila terjadi, rasa sakit pada dada
dapat membangunkan Anda dari tidur. Bila itu terjadi, segera larutkan dua
aspirin dalam mulut Anda dan telan dengan sedikit air.

Setelah itu
- telepon tetangga atau anggota keluarga yang tinggal dekat dengan Anda
- katakan "serangan jantung!"
- katakan bahwa Anda telah meminum 2 aspirin.
- duduk di atas kursi atau sofa dekat dengan pintu depan, dan tunggu
kedatangan mereka dan...
~Jangan berbaring~

Seorang kardiolog menyatakan bahwa, bila setiap orang, setelah menerima
e-mail ini, mengirim ke 10 orang, mungkin satu jiwa dapat diselamatkan!

Saya telah berbagi informasi ini- - Bagaimana dengan Anda?

Teruskan informasi ini; yang akan menyelamatkan hidup!
(Sumber: Email Publik)


Konsumsi Aspirin Setiap Hari Banyak Bahayanya Dibanding Manfaatnya
London, (Analisa)

Orang yang sehat dan setiap hari mengkonsumsi aspirin guna mencegah serangan jantung mungkin melakukan tindakan yang lebih banyak bahayanya daripada manfaatnya buat diri mereka, demikian satu studi baru oleh para ilmuwan Inggris dirilis, J

Para peneliti mendapati bahwa risiko pendarahan akibat mengkonsumsi aspirin sangat besar sehingga penggunaan rutin obat tersebut oleh orang yang sehat "tak dapat didukung", kendati mereka tak mempersoalkan penggunaannya oleh pasien dengan sejarah gangguan pembuluh darah.

Hasil dari studi "Aspirin for Asymptomatic Atherosclerosis (AAA)" memberi tambahan pada perdebatan lama mengenai apakah potensi bahaya dari mengkonsumsi aspirin dapat mengalahkan manfaatnya dalam mengurangi resiko pembekuan darah.

"Kami tahu banyak pasien dengan gejala penyakit pembuluh darah, seperti 'angina', serangan jatung atau stroke, dapat mengurangi risiko gangguan lebih lanjut dengan mengkonsumsi dosis kecil aspirin setiap hari," kata Profesor Peter Weissberg, Direktur Medis di Yayasan Jantung Inggris, yang membantu mendanai penelitian tersebut.

"Temuan studi ini sesuai dengan saran kami saat ini bahwa orang yang tak memiliki gejala atau didiagnosis menderita penyakit pembuluh darah atau jantung tak boleh mengkonsumsi aspirin, karena risiko pendarahan mungkin lebih besar daripada manfaatnya," katanya. (Ant/AFP)

Making the family as a cultural force prosperous and harmonious

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar !