Pages

Jumat, April 30, 2010

20% yang Tidak Dimengerti



Di Amerika Serikat, ada seorang Jenderal bernama Swazigov.
Sewaktu kecil, ia adalah seorang anak yang cerdik, pandai dan ber-IQ tinggi. Ketika masuk sekolah dasar, ia sering menjadi juara kelas. Suatu hari, ia mendapat nilai 80 untuk sebuah ulangan.
Itu adalah nilai terbaik di kelasnya, karena itu ia menjadi sangat gembira.

Tiba di rumah, dengan riang gembira ia memberitahu ayahnya. Ia agak kecewa karena sang ayah tidak menunjukkan reaksi kegembiraan seperti yang diharapkan. Ayahnya berkata, "Anakku, nilai 80 menunjukkan masih ada 20 nilai yang kamu tidak mengerti. Kamu harus lebih rajin lagi!"

Setelah mendengar nasihat ini Sumbatan di Otak Swazigov langsung terbuka, selanjutnya ia membuat target yang lebih tinggi untuk dirinya dan berjuang sepenuh hati. Akhirnya, ia dapat meraih kegemilangan dalam pelajaran dan kariernya.
Dia menjadi seorang Jenderal yang berhasil.

"Semua hal yang patut dikerjakan, wajib dikerjakan dengan sungguh-sungguh untuk menjadi lebih baik lagi"

Making the family as a cultural force prosperous and harmonious

Selasa, April 27, 2010

Home Sweet home



Making the family as a cultural force prosperous and harmonious

Me & My Family





Making the family as a cultural force prosperous and harmonious

Sabtu, Februari 13, 2010

Happy Valentine


Tuhan Yesus,

karena kasih itu adalah sabar...
bantulah aku untuk lambat menghakimi,
tapi cepat untuk mendengarkan.
Berhati-hati untuk mengkritik,
tapi berkeinginan untuk memberi semangat,
mengingat kesabaranMu yang tak terhingga padaku.

Karena kasih adalah baik hati,
Bantulah agar kata-kataku lembut
dan tindakanku penuh pengertian.
Ingatkan aku untuk selalu tersenyum
dan berkata "Tolong" dan "Terimakasih"
karena hal-hal kecil tersebut
masih sangat berarti.

Karena kasih tidak cemburu atau
tidak memegahkan diri dan tidak sombong...
Bantulah aku untuk mempunyai kerendahan hati
dan melihat kebaikan dalam diri orang lain.
Semoga aku dapat merayakan dan menghargai semua
yang ada padaku dan dengan apa adanya diriku,
sambil melakukan hal yang sama untuk
orang-orang di sekitarku.

Karena kasih tidak melakukan yang tidak sopan
dan tidak mencari keuntungan diri sendiri....
Bantulah aku untuk mengucapkan kata-kata
yang menyejukkan telinga dan hati.
Ketika aku tergoda untuk hanya berminat
pada dunia kecilku sendiri,
ingatkan aku bahwa ada dunia besar di luar sana
yang penuh kebutuhan dan uluran kasih.

Karena kasih tidak pemarah dan
tidak menyimpan kesalahan orang lain.....
Bantulah aku untuk memaafkan orang lain seperti
Engkau memaafkan aku.
Ketika aku ingin ingin mendendam,
bantulah aku dengan lemah lembut
untuk melepaskan dendam
sehingga aku dapat menggapai dengan kasih sebagai gantinya.

Karena kasih tidak bersukacita karena
ketidakadilan tapi karena kebenaran....
Bantulah aku untuk membela kebenaran dan kebaikan.
Semoga aku membela yang lemah,
dan menolong yang tak berpengharapan.
Tunjukkan bagaimana aku dapat membuat perbedaan.

Karena kasih selalu menahan segala sesuatu
dan percaya segala sesuatu...
Bantulah aku untuk menjadi tempat perlindungan
bagi orang di sekitarku.
Ketika dunia di luar kejam dan dingin,
semoga hatiku menjadi tempat yang memberi
dukungan dan memberi kehangatan.

Akhirnya, karena kasih selalu sabar menanggung segala sesuatu....
Bantulah aku ya Tuhan Yesus, agar hatiku selalu berdetak
dengan kasih bagiMu dan orang lain.
Terima kasih Tuhan Yesus untuk hari Valentine ini,
hari di mana kami merayakan kasih,
dan untuk menunjukkan pada kami apa arti sesungguhnya
dari kasih itu.

Amin.

Making the family as a cultural force prosperous and harmonious

Sabtu, Januari 30, 2010

Doa Akhir Januari 2010


Tuhan Yesus,

inilah ibadah kami di akhir bulan pertama
dalam tahun yang baru.

Kami naikkan puji dan syukur bagiMu
atas pemeliharaanMu Tuhan selama bulan
Januari ini dan seterusnya.
Cepat sekali waktu berlalu ya Tuhan,
sepertinya belum lama kami bersuka cita
merayakan tahun baru, menikmati indahnya
warna warni kembang api yang dinyalakan,
tanpa kami sadari sudah sebulan genap berlalu.

Dalam sebulan ini, banyak hal telah terjadi,
baik kejadian yang baik ataupun kejadian yang buruk.
Di balik semua kejadian ini,
kami belajar untuk semakin mengandalkan diriMu.
Ajar kami Tuhan untuk tidak terlena
dengan kehidupan kami sendiri,
dengan berbagai kenyamanan dan kesibukan berbagai
aktifitas sampai melupakan apa yang menjadi
panggilan kami sebagai anak - anakMu.

Ingatkan kami untuk aktif mengabarkan InjilMu,
membagikan kabar suka cita tentang kasihMu
kepada semua orang yang belum mendengarnya,
kepada semua jiwa yang masih terhilang.
Jika di awal tahun ini kami berkomitmen
untuk membawa jiwa kepadaMu,
teguhkanlah komitmen kami ya Tuhan, dan doronglah kami
untuk tak jemu - jemu mendoakan jiwa - jiwa
yang akan kami bawa tersebut, agar
hati mereka dilembutkan oleh Roh KudusMu
sehingga mereka tergerak untuk mengenal Engkau
lebih dekat lagi, dan mau mengambil keputusan
untuk menerima Engkau sebagai Juru Selamat
dalam hidup mereka.

Pakailah kami ya Tuhan.
Berilah kami keberanian untuk berkata-kata.
Berilah kami kesungguhan hati untuk sungguh
tekun bekerja bagiMu.
Berilah kami kekuatan untuk menangkal segala
godaan dan rintangan yang berusaha
menghalangi kami untuk membawa jiwa bagiMu.

Hanya kepadaMu ya Tuhan Yesus,
Juru Selamat kami yang hidup dan berkuasa,
kami berdoa.

Amin
Making the family as a cultural force prosperous and harmonious